Selasa, 11 Mei 2010

kematian orang-orang terkenal dengan cara teraneh







Atilla The Hun


deskripsi:
Attila the Hun adalah seorang pemimpin suku hun yang ada di Asia kecil (jadi jangan tertipu sama Hollywood, attila orang Asia buhkan orang bule). Dengan tentara berkuda yang dimilikinya, dia berhasil menguasai asia tengah pada tahun 450 SM. kekuasaannya menyebar danmelebar hingga menggentarkan kekaisaran romawi pada masa itu

sebab-sebab kematian:
Pendarahan, mimisan hingga kehabisan darah!
Attila, walaupun seorang pemimpin militer yang sangat hebat, tetapi layaknya bangsa Asia, sangat suka makan dan minum, pada tahun 453 SM, dia menikahi seorang gadis bernama Ildico, pada malam pesta perkawinan dia makan dan minum minuman keras secara berlebihan, Attila sebelumnya sering mengalami mimisan, tetapi karena dia adalah seorang panglima perang, maka mimisan tersebut diaabaikannya saja. pada malam pertama dia terlalu banyak minum, mabuk dan akhirnya terjadi pendarahan, dia meninggal karena kehabisan darah di atas ranjang pengantin!

Francis Bacon

deskripsi:
seorang filsuf yang sangat berpengaruh pada abad ke 16, pemikir, negarawan, penulis

sebab-sebab kematian:
badai salju!
satu sore pada tahun 1625, bacon melihat ada badai slaju yang terjadi di luar rumah, Bacon, yang seorang ilmuwan berfikir bahwa jika salju dapat mebgawetkan apapun, maka sudah pasti dapat mengawetkan daging ayam. Bacon pergi ke desa terdekat, membeli daging ayam, berdiri di luar rumah, mencoba untuk memasukkan sebanyak mungkin salju ke dalam daging ayam tersebut untuk membekukannya, ayam tersbeut tidak beku, tetapi Bacon mati karena membeku

Horace Wells


deskripsi:
HOrace Wells adalah pelopor dari anestesi/pembiusan untuk praktek kedokteran pada tahun 1840-an
sebab kematian:
menggunakan anestesi untuk melakukan bunuh diri.!.
Ketika melakukan berbagai percobaan dengan memakai bermacam-macam gas selama penelitiannya tentang anestesi, HOrace, menjadi KECANDUAN TERHADAP KLOROFORM Silly.gif . Pada tahun 1848, dia ditangkap oleh pihak yang berwajib karena menyemprotkan asam sulfur ke arah dua orang wanita, waktitu dia dalam keadaan mabuk akibat Kloroform. Dalam suratnya yang ditulis dari penjara dia menyalahkan kloroform sebagai penyebab tindakan-tindakannya yang tidak masuk akal tersebut dan menyatakan bahwa dia sangat mabuk pada saat melakukan penyerangan terhadap kedua wanita tersebut. Empat hari kemudian dia ditemukan meninggal dalam sel. Dia membius dirinya sendiri dengan memakai kloroform penemuannya tersebut hingga mati, horace wells menjadi orang pertama yang mati gara-gara overdosis! Hal yang masih menjadi pertanyaan hingga sekarang ialah bagaimana cara HOrace mendapatkan kloroform tersebut di dalam sel! (kemungkinan besar sama dengan cara para tahanan Cipinang bisa mendapatkan shabu-shabu dari luar sel Laughing.gif )

Jim Fixx



deksripsi:
pengarang buku "The Art of Running", buku tersebut yang membuat Jogging menjadi olahraga yang sangat populer sejak tahun 1970-an.

sebab-sebab kematian:
serangan jantung......sementara Jogging!
Fixx mengunjungi Greensbooro, vermont, AS, ketika dia keluar dari rumah seperti kebiasaan sebelumnya untuk berlari-lari pagi dan mulai jogging, dia hanya sempat berlari-lari dalam jarak yang tidak jauh dari rumahnya ketika serangan jantung terjadi. hasil otopsi mengungkapkan bahwa arteri koroner (pembuluh arteri jantung) mengalami penyumbatan 99%, mengalami kerusakan hingga 80% dan sekitar 70% dari seluruh pembuluh darahnya tersumbat!...hal yang terbodoh adalah, Fixx, telah mengalami tiga kali serangan jantung sebelumnya dalam minggu yang sama kematiannya tetapi dia tetap memutuskan untuk jogging!.....


Aeschylus



deskripsi:
penulis drama yunani pada tahun 500 sebelum masehi, para ahli sejarah dan kesenian menganggapnya sebagai bapak dari cerita-cerita tragedi drama yunani

sebab kematian:
bom! Laughing.gif
menurut legenda, seekor elang yang membawa seekor kura-kura biasanya menjatuhkan kura-kura tersebut dari ketinggian ke atas batu untuk memecahkan kulit cangkang kura-kura yang keras dan memakan dagingnya. Kepala Aeschyllus yang botak! Laughing.gif oleh elang tersebut dikira batu, kura-kura dijatuhkan, dan bom! matilah sang penulis tersebut!

WILLIAM HENRY HARRISON


Presiden Amerika Serikat ke-9 tetapi juga presiden amerika yang tertua (68 tahun) saat itu dan yang pertama meninggal saat masih menduduki jabatan presiden.

sebab kematian :

Penyakit radang paru-paru (pneumonia) yang didapat sewaktu kehujanan berpidato saat pelantikan menjadi presiden. Semenjak hari pelantikan pak presiden jatuh sakit dan bertahan hanya 30 hari 12 jam 30 menit. Jadi William Henry Harrison tidak pernah bertugas menjadi presiden,selama sakit tugas diserahkan ke wakil presiden John Tyler yang kemudian hari menggantikannya.

Kata Larry King dalam bukunya : Bandingkan saat pidato pelantikan Presiden John F. Kennedy yang cuma 5 menit tapi menjadi pidato yang terkenal. Pidato pelantikan presiden William Henry Harrison terlalu panjang di saat cuaca dingin terburuk di bulan2 saat itu dan pidato itu akhirnya membunuhnya.

Senin, 10 Mei 2010

mengenal india kuno

Kebudayaan Harappa, Peradaban India Kuno

Sebuah peradaban tinggi bernama Harappa pernah berada di India pada ribuan tahun yang lalu dengan lay-out kota yang sangat canggih.

Penemuan kebudayaan di sungai India kuno, berawal pada abad ke-19 (tahun 1870), dan mulai dieksplorasi oleh bangsa Inggris. Hingga sekarang, penggalian kebudayaan sungai India kuno tidak pernah berhenti, bahkan menemukan lagi sebuah aliran sungai kuno lainnya, pada dua sisi aliran sungai kuno ini tidak sedikit ditemukan juga peninggalan kuno lainnya.

Di abad 20, awal tahun 1980-an, Amerika dan Pakistan membentuk Lembaga Arkeologi Amerika-Pakistan, dan dengan demikian pekerjaan arkeologi semakin maju.

Kejayaan Sebuah Peradaban
Munculnya peradaban Harappa lebih awal dibanding kitab Veda, saat itu bangsa Arya belum sampai India. Waktunya adalah tahun 2500 sebelum masehi, bangsa Troya mendirikan kota Harappa dan Mohenjondaro serta kota megah lainnya didaerah aliran sungai India. Tahun 1500 sebelum masehi, suku Arya baru menjejakkan kaki di bumi India Kuno.

Asal mula peradaban India, berasal dari kebudayaan sungai India, mewakili dua kota peninggalan kuno yang paling penting dan paling awal dalam peradaban sungai India, yang sekarang letaknya di kota Mohenjodaro, propinsi Sindu Pakistan dan kota Harappa dipropinsi Punjabi.

Menurut penentuan karbon 14, keberadaan kedua kota ini seharusnya adalah antara tahun 2000 hingga 3000 sebelum masehi, lagi pula kota Harappa mengekskavasi perkakas batu 10 ribu tahun lampau. Luasnya kurang lebih 25 km persegi.

Awal abad ke-20, arkeolog Inggris Marshell mengekskavasi kota kuno Mohenjondaro dan Hara. Hasilnya tingkat kesibukan dan keramaian kedua kota tersebut membuat Marshell terkejut. Ini adalah bekas ibukota dua negara merdeka pada jaman peradaban sungai India antara tahun 2350-1750 sebelum masehi, penelitian lebih lanjut menghasilkan perhitungan, dua kota masing-masing terdapat sekitar 30 hingga 40 ribu penduduk, lebih banyak dibanding penduduk kota London yang paling besar pada abad pertengahan.

Kota dibagi 2 bagian yaitu kota pemerintahan dan kota administratif. Kota administratif adalah daerah pemukiman, tempat tinggal yang padat dan jalan raya yang silang menyilang, kedua sisi jalan banyak sekali toko serta pembuatan barang-barang tembikar. Kota pemerintahan adalah wilayah istana kerajaan. Fondasi bangunan yang luas membuat jarak terhadap penduduk, pagar tembok yang tinggi besar disekeliling dan menara gedung mencerminkan kewibawaan Raja. Sistim saluran air bawah tanah yang sempurna dengan menggunakan bata membuat kehidupan kota manusia sudah berubah menjadi nyata

Puing-puing menunjukkan Harappa merupakan sebuah kota yang mempunyai rancangan bangunan disekeliling ruang lingkup tertentu, kurang lebih menggunakan bahan yang sama, segalanya sangat teratur, bahwa pada tahun 3000 sebelum masehi, orang-orang membangun kota dengan skala yang sedemikian, memperlihatkan tingginya peradaban mereka. Kedua kota ini hilang pada tahun 1750 sebelum masehi, kira-kira dalam waktu 1000 tahun kebelakang, didaerah aliran sungai India tidak pernah ada lagi kota yang demikian megahnya, namun pada 500 tahun lampau, ketika bangsa Arya datang menginvasi, kebudayaan Harappa sudah merosot.

Sejarah peradaban India kuno lalu menampakkan suatu kondisi patah, hingga muncul kerajaan baru pada abad ke-6 sebelum masehi, peradaban kota baru jaya kembali di aliran sungai India. Perkembangan peradaban tinggi India kuno terhadap bangkit dan musnahnya budaya Harappa, telah menambah sebuah misteri pada peradaban India.

PERADABAN INDIA KUNO YANG MUSNAH

Perang Mahabharata pada masa India kuno kemungkinan besar merupakan sebuah perang berteknologi tinggi semacam perang nuklir. Bukti-bukti kerusakan akibat perang itu menunjukkan hal itu.


Mahabharata, adalah sebuah wiracarita India kuno yang terkenal, berbahasa Sansekerta, yang melukiskan tentang konflik keturunan Pandu dan Dritarastra dalam memperebutkan takhta kerajaan. Bersama dengan Ramayana disebut sebagai 2 besar wiracarita India, yang ditulis pada tahun 1500 SM, dan hingga kini sudah sampai sekitar lebih dari 3.500 tahun. Fakta sejarah yang dicatat dalam buku tersebut, masanya juga lebih awal 2.000 tahun dibanding penyelesaian bukunya, artinya peristiwa yang dicatat dalam buku, kejadiannya hingga kini kira-kira telah lebih dari 5.000 tahun yang silam.

Buku ini telah mencatat kehidupan dua saudara sepupu yakni Kurawa dan Pandawa yang hidup di tepian sungai Gangga, serta dua kali perang hebat antara kerajaan Alengka dan Astina. Namun yang membuat orang tidak habis pikir, kenapa perang pada masa itu begitu dahsyat? Dengan menggunakan teknologi perang tradisional, tidak mungkin bisa memiliki kekuatan yang begitu besar. Spekulasi baru dengan berani menyebutkan perang yang dilukiskan tersebut, kemungkinan adalah semacam perang nuklir!

Perang pertama kali dalam buku catatan dilukiskan seperti berikut ini: bahwa Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana (sarana terbang yang mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal, roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, seperti hujan lebat yang kencang, mengepungi musuh, kekuatannya sangat dahsyat. Dalam sekejap, sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk di atas wilayah Pandawa, angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup, wuuus.... wuuus...., disertai dengan debu pasir, burung-burung bercicit panik... seolah-olah langit runtuh, bumi merekah. Matahari seolah-olah bergoyang di angkasa, panas membara yang mengerikan yang dilepaskan senjata ini, membuat bumi bergoncang, gunung bergoyang, di kawasan darat yang luas, binatang-binatang mati terbakar dan berubah bentuk, air sungai kering kerontang, ikan udang dan lainnya semuanya mati. Saat roket meledak, suaranya bagaikan halilintar, membuat prajurit musuh terbakar bagaikan batang pohon yang terbakar hangus.

Jika akibat yang ditimbulkan oleh senjata Arjuna bagaikan sebuah badai api, maka akibat serangan yang diciptakan oleh bangsa Alengka juga merupakan sebuah ledakan nuklir dan racun debu radioaktif.

Gambaran yang dilukiskan pada perang dunia ke-2 lebih membuat orang berdiri bulu romanya dan merasa ngeri: pasukan Alengka menumpangi kendaraan yang cepat, meluncurkan sebuah rudal yang ditujukan ke-3 kota pihak musuh. Rudal ini seperti mempunyai segenap kekuatan alam semesta, terangnya seperti terang puluhan matahari, kembang api bertebaran naik ke angkasa, sangat indah. Mayat yang terbakar, sehingga tidak bisa dibedakan, bulu rambut dan kuku rontok terkelupas, barang-barang porselen retak, burung yang terbang terbakar gosong oleh suhu tinggi. Demi untuk menghindari kematian, para prajurit terjun ke sungai membersihkan diri dan senjatanya.

Spekulasi perang Mahabharata sebagai perang nuklir diperkuat dengan adanya penemuan arkeologis. Para arkeolog menemukan banyak puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai Gangga yang terjadi pada perang seperti yang dilukiskan di atas. Batu yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 C. Bara api yang biasa tidak mampu mencapai suhu seperti ini, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang demikian.

Di dalam hutan primitif di pedalaman India, orang-orang juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus. Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batuan di dalam bangunan juga telah dikacalisasi. Selain di India, Babilon kuno, gurun sahara, dan guru Gobi di Mongolia juga telah ditemukan reruntuhan perang nuklir prasejarah. Batu kaca pada reruntuhan semuanya sama persis dengan batu kaca pada kawasan percobaan nuklir saat ini.

Semua temuan arkeologis ini sesuai dengan catatan sejarah yang turun-temurun, kita bisa mengetahui bahwa manusia juga pernah mengembangkan peradaban tinggi di India pada 5.000 tahun silam, bahkan mengetahui cara menggunakan reaktor nuklir, namun oleh karena memperebutkan kekuasaan dan kekayaan serta menggunakan dengan sewenang-wenang, sehingga mereka mengalami kehancuran.

Sebagai perbandingan, reaktor nuklir pada 2 miliar tahun silam pernah dimanfaatkan di Oklo, Afrika Selatan. Manusia dapat memanfaatkan nuklir untuk tujuan damai, sekaligus memanfaatkan topografi alam menimbun limbah nuklir, peradaban materiil taraf tinggi ini jelas dikembangkan melalui peradaban jiwa yang relatif tinggi, beroperasi selama 500 ribu tahun, mewakili perdamaian dan kemakmuran 500 ribu tahun. Kalau tidak, penggunaan senjata nuklir yang saling menyerang seperti wiracarita yang dilukiskan dalam peradaban India kuno, mungkin jika tidak hancur dalam 50 tahun, akan mengalami penghancuran dengan sendirinya!

Teknologi reaktor nuklir pada manusia modern baru beberapa dasawarsa saja ditemukan, hanya demi masalah limbah nuklir saja telah berdebat tiada henti, apalagi memperdebatkan yang lainnya, kita benar-benar harus merasa malu dengan manusia zaman prasejarah untuk hal seperti ini.

penemuan fosil bersejarah di bekasi

Selasa, 25 November 2008 | 07:15 WIB

BEKASI, SELASA - Sejumlah tulang yang diperkirakan sebagai fosil binatang raksasa, ditemukan di tambak ikan di wilayah Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Hingga Senin (24/11), warga masih menggali di sekitar lokasi penemuan awal karena menduga masih ada bagian tulang yang terpendam di tanah.

Heboh penemuan fosil tersebut berawal dari ditemukannya sepotong tulang yang sudah menghitam oleh Muasim (32), warga Kampung Cabangbungin, Desa Pantai Bhakti, Muaragembong, Selasa (18/11) lalu.

Saat itu Muasim tengah mengangkat lumpur di tambak ikan milik Sainan, tetangganya, yang luasnya sekitar tujuh hektar. Pengangkatan lumpur tersebut dilakukan untuk menjaga kedalaman tambak sekaligus untuk meninggikan pematang tambak.

Di tengah penggalian tersebut, Muasim menemukan sepotong tulang yang berwarna hitam dan diperkirakan telah lama terkubur di tempat itu. Muasim kembali menggali dan menemukan beberapa potong tulang lagi. Muasim lantas memberi tahu Rino Effendi, temannya, tentang tulang-tulang itu.

Kabar penemuan tulang menyebar di Kampung Bungin sehingga warga berduyun-duyun mendatangi tambak milik Sainan. Beberapa di antaranya bahkan segera terjun ke tambak dan menggali lumpur untuk menemukan potongan tulang yang lain.

Warga juga menyusun tulang-belulang tersebut yang salah satunya berupa tulang sepanjang lebih kurang empat meter. Warga menduga tulang-belulang tersebut milik binatang berkaki empat berukuran raksasa karena lebih besar daripada kerbau ataupun sapi.

Kemarin, petugas Polsek Muara Gembong telah mengamanan fosil yang ditemukan warga tersebut. Menurut Kapolsek Muara Gembong, AKP Lestariono, pihaknya akan berkoordinasi dengan Muspika Muara Gembong untuk menangani penemuan fosil tersebut.

"Kami menduga tulang itu adalah tulang binatang. Untuk memastikannya kami akan menanyakannya kepada arkeolog," ujarnya, kemarin.

Wakil Bupati Bekasi, Darip Mulyana, mengatakan pihaknya akan membentuk tim investigasi untuk meneliti tulang raksasa di Muaragembong tersebut. Tim yang akan diturunkan itu melibatkan dinas terkait dan arkeolog.

"Kami akan membentuk tim untuk menelusuri penemuan fosil tersebut yang akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat," ujarnya,

peristiwa-pristiwa hilangnya pesawat di dunia

SEMOGA BERMANPAAT GAN

Peristiwa hilangnya pesawat (missing plane) Boeing 737-400 milik maskapai penerbangan AdamAir mengingatkan pada serangkaian peristiwa serupa. Fenomena ini bukan yang pertama kali. Sejak pesawat ditemukan pertama kali oleh Wright bersaudara, missing plane sudah terjadi berulang kali.

Salah satu persitiwa missing plane yang menarik adalah pda 1944 saat enam dari tujuh pesawat pengembom milik AS hilang di daerah Bermuda, dalam perjalanan dari AS menuju Italia saat Perang Dunia II tengah berkecamuk.

Kejadian menarik lainnya adalah hilangnya pesawat penumpang Stardust milik maskapai penerbangan Inggris, yang raib secara misterius di atas kabut tipis, di Pegunungan Andes, Amerika Selatan pada 2 Agustus 1947. Pesawat ini kemudian ditemukan 51 tahun kemudian pada 1998 di puncak gletser pegunungan itu.

Berikut serangkaian peristiwa yang dirangkum okezone:

2 Juli 1937, Amelia Earhart hilang bersama ambisinya mengelilingi dunia saat pesawat jenis Lockheed Elecktra yang dikendarainya, bersama seorang navigator bernama Fred Noonan hilang di sekitar Pulau Howland, wilayah tengah Pasifik.

1944, tujuh pesawat pengebom saat Perang Dunia II hilang setelah lepas landas dari Bandara Bermuda, dalam perjalanannya dari AS menuju Italia.

Desember 1945, Lima pesawat militer Flight 19 dan satu pesawat penyelamat hilang saat melintas di kawasan Bermuda. Mereka lepas landas dari Florida dan hilang di Segitiga Bermuda.

2 Agustus 1947, pesawat tipe Stardust dari Bandara Buenos Aires, Argentina, hilang di Pegunungan Andes. Pesawat ini hilang saat akan menuju Ibu Kota Cile, Santiago. Seorang navigator, tiga kru pesawat, dan enam penumpang hilang. Sebelum hilang, pesawat sempat mengirimkan kode morse.

1961, pesawat Garuda hilang di Perairan Masalembo. Penyebab kecelakaan diperkirakan karena pesawat masuk kantong udara (air pocket). Sebuah pesawat Dakota dan satu helikopter TNI yang mencari pesawat Garuda ikut lenyap secara misterius.

16 Maret 1962, pesawat penumpang jenis Lockheed 1049H Super milik maskapai penerbangan Flying Tiger Line, Amerika Serikat, hilang di Laut Filipina. Nasib 107 penumpangnya serta bangkai pesawat hingga kini belum diketahui.

1963, dua pesawat dengan empat mesin hilang di 300 mil sebelah barat Bermuda.

Juni 1965, pesawat kecil hilang beserta 10 awaknya di kawasan Bermuda. Dua tahun kemudian, penumpang kapal Queen Elizabeth I menyaksikan sebuah pesawat dalam jarak 100 yard menghilang di udara.

10 Januari 2003, pesawat kecil tanpa keterangan detil, terbang di Piper Tomahawk, menuju Bandara Goodwood, Chichester, Barat Sussex, Inggris. Pesawat hilang di perairan Pagham dan Selsey, sebelah barat Sussex.

10 September 2004, sebuah pesawat yang lepas landas dari bandara Le Startit, Spanyol Selatan ke Bandara St Secondon di Perancis. Pesawat hilang di daerah Pyreees karena cuaca buruk. Pesawat kecil sejenis Cassa ini hilang bersama dua awaknya.

10 Januari 2006, sebuah pesawat latih hilang setelah lepas landas dari Chattanooga, Tenessee, saat menuju pangkalan udara Angkatan Laut Pensacola Amerika Serikat. Pesawat tipe T-39 Sabreliner hilang di sekitar Elijay, Georgia. Empat orang turut hilang dalam pesawat jet militer ini.

23 Agustus 2006, akibat hujan deras, terpaan es dan kabut tebal di sebelah utara Dacota dan Minessota, Amerika Serikat, pesawat dengan mesin tunggal Piper Cherokee yang dinaiki Bob Nelson hilang. Radar terakhir melacak keberaaan Nelson di barat daya Jamestown, empat jam setelah tinggal landas dari Dakota.

23 Oktober 2006, pesawat jenis Cessna hilang selepas landas dari Landasan Mulege, California, Amerika Serikat.

1 Januari 2007, pesawat AdamAir jenis Boeing 737-400 dengan nomor penerbangan DHI-574 hilang pantauan radar. Pesawat dengan total 102 penumpang ini hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Hannibal Barca (247 SM-183 SM) (bahasa Arab حنبعل).



Barca atau Barcas yang artinya kilat serumpun dengan Baraq, Barq, dan kalimat lain yang mirip di bahasa Semitik yang berdasarkan dari akar berpihak tiga B-R-Q) adalah seorang pemimpin militer di perang Punic dan seorang politisi, kelak dia juga bekerja di profesi yang lain, dia disebut-sebut sebagai salah satu dari pemimpin perang terhebat sepanjang sejarah. Dia hidup saat waktu tegang di Mediterania, ketika Romawi (lalu republik Romawi) membangun kekuatannya melewati kekuatan besar lain seperti Kartago, Macedonia, Syracuse, dan kerajaan Seleucid. Dia adalah salah satu pemimpin Kartago yang paling terkenal.

Pada tahun 219 SM, Romawi memutuskan untuk berperang dengan bangsa Kartago yang terus-menerus mengganggu koloni Romawi di Spanyol. Tetapi sebelum Roma mengirimkan pasukannya ke tanah Spanyol, Hannibal, Jenderal Kartago berusia 28 tahun, pimpinan tertinggi pasukan Kartago sudah mendahului dengan memimpin pasukannya menuju Roma. Hannibal memilih rute yang tidak diduga oleh Roma dengan melewati pegunungan Alpen. Rute yang sulit dan berbahaya. Disinilah Roma tidak menyangkanya sama sekali bahwa Hannibal berani mengambil rute berbahaya tersebut. Alhasil, tidak ada penjagaan di area tersebut sehingga serbuan pasukan Kartago-Hannibal tidak tertahankan lagi.

Walaupun begitu akibat memilih rute yang sulit pasukan Kartago yang semula berjumlah 40.000 pasukan menyusut menjadi 20.000 infanteri, 6000 kavaleri dan 38 gajah. Hannibal sadar bahwa ini merupakan saat-saat yang kritis bagi dirinya dan pasukannya. Menanggapi hal tersebut, pemerintah Romawi menyiapkan pasukan yang berkekuatan hampir 500.000 orang. Pasukan ini adalah petarung yang disiplin dan ditakuti di dunia saat itu. Apalagi sebagian besar dari pasukan tersebut adalah veteran yang pernah mengalahkan Kartago pada perang Punic I.

Setelah beberapa kali terjadi pertempuran kecil, sebuah pasukan besar di bawah pimpinan Konsul Sempronius Longus bersiap-siap bertempur langsung dengan pasukan Kartago di dekat sungai Trebia. Tetapi Hannibal tidak mau bertempur langsung dengan Sempronius. Ia melakukan hal yang aneh. Kavaleri ringannya dikerahkan menyeberangi sungai seolah-olah ingin menyerang tetapi mundur kembali. Hal ini dilakukan oleh Hannibal berulang kali sehingga Sempronius terbakar emosinya dan memutuskan untuk melakukan pengejaran. Sempronius membawa keseluruhan pasukannya menyeberangi sungai Trebia. Penyeberangan ini berlangsung selama berjam-jam dan sangat melelahkan. Pada akhirnya, kedua pasukan bertemu persis di sebelah barat sungai.

Pada awal pertempuran, pasukan Sempronius terlihat keunggulannya. Akan tetapi, di salah satu sisi, barisan Romawi yang terdiri dari suku Gallic tiba-tiba buyar. Penyebabnya adalah Hannibal melepaskan sejumlah gajah perangnya yang ditunggangi oleh para pemanah. Suku Gallic yang belum pernah melihat binatang sebesar itu panik dan lari tunggang langgang. Situasi kacau ini ditambah dengan kemunculan tiba-tiba sekitar 2000 pasukan kavaleri Kartago dari balik hutan yang berada dekat dengan sungai menyerang bagian belakang pasukan Romawi. Pasukan Romawi berusaha melawan tetapi kepungan itu membuat ribuan pasukan Romawi tewas tenggelam dalam sungai Trebia yang dingin.

Kekalahan ini menimbulkan kegemparan di ibukota. Segera disiagakan Legiun (infanteri berat Romawi) untuk menahan serbuan Kartago. Tetapi melalui sebuah penyergapan yang cerdik, Hannibal menghancurkan sebuah pasukan Romawi di dekat danau Trasimene. Akhirnya pemerintah pusat Romawi menunjuk seorang diktator untuk memimpin mereka melalui krisis tersebut. Terpilihlah Fabius Maximus menjadi diktatur Romawi. Maximus memilih untuk tidak melakukan pertempuran langsung. Ia hanya menempatkan pasukannya di wilayah pegunungan dimana pasukan Kartago tidak akan berani menyerang. Ia juga hanya melakukan taktik gerilya mengingat masih rapuhnya mental pasukan Romawi terhadap kekalahan dari pasukan Kartago.

Walaupun taktik Maximus efektif, mayoritas warga Romawi menyatakan ketidakpuasannya. Mereka menganggap taktik itu memalukan reputasi Romawi sebagai bangsa yang kuat saat itu. Ketidakpuasan ini dipakai oleh Hannibal. Ketika menyerang desa atao kota-kota romawi, Hannibal sengaja tidak merusak harta benda milik keluarga Maximus. Hal ini semakin mengundang kecurigaan warga Romawi terhadap taktik Maximus.

Setelah menghancurkan Apulia, Hannibal memasuki wilayah subur Campania. Fabius yang mengenal baik wilayah itu memutuskan untuk mengakhiri petualangan Hannibal. Dalam pengamatannya, Fabius melihat bahwa Hannibal tidak pernah memilih jalan keluar sama dengan jalan masuk. Walaupun begitu, Fabius tetap menempatkan pasukan yang besar di sekitar Allifae, tempat dimana Hannibal masuk ke Campania. Sementara pasukan Romawi lainnya disebar ke celah-celah yang mungkin akan dilalui oleh Hannibal. Fabius menutup jalur keluar pasukan Hannibal. Ia berpikir begitu stok makanan pasukan Hannibal habis, mereka akan berusaha menerobos.

Minggu-minggu berikutnya, Hannibal mengerahkan kavalerinya kearah utara menjarah ladang subur di wilayah tersebut. Maximus mengetahui siasat Hannibal yang menginginkan dirinya mendatangi Hannibal. Maximus tetap menunggu dan tidak menyerang. Pada suatu malam, pasukan Romawi yang menjaga wilayah Allifae melihat pemandangan yang menciutkan nyali mereka. Sebuah pasukan yang luar biasa besar, yang tampak dari puluhan ribu obornya, menuju ke arah pasukan Romawi. Pasukan tersebut bergerak cepat diiringi dengan teriakan-teriakan aneh seperti sedang dirasuki setan. Pasukan Romawi yang tidak menyangka bahwa kekuatan pasukan Hannibal demikian besar memutuskan lari meninggalkan pos pertahanan mereka tanpa bertempur sedikit pun. Pasukan Hannibal pun berhasil keluar dari kepungan pasukan Maximus.

Maximus dan pemimpin-pemimpin Romawi lainnya tidak pernah sanggup menerka apa yang diperbuat oleh Hannibal pada malam itu. Fabius Maximus pun kehilangan kekuasaannya. Konsul Terentius Varro memimpin pasukan Romawi untuk membalas penghinaan di Allifae. Pasukan Varro mendatangi pasukan Hannibal yang sedang berkemah di sekitar Cannae, tidak jauh dari wilayah yang sekarang menjadi kota Bari. Varro sangat yakin akan peluangnya. Medan terbuka, musuh kelihatan jelas dan jumlah pasukan yang lebih besar dari pasukan Hannibal.

Pertempuran bersejarah Cannae pun dimulai. Seperti biasa, pasukan Romawi menguasai jalannya pertempuran. Barisan tengah pasukan Hannibal sangat lemah dan mudah mengalah. Varro pun mengarahkan seluruh kekuatan Romawi menggempur barisan tengah pasukan Hannibal. Serbuan ini menyebabkan barisan pasukan Hannibal melengkung seperti busur panah sehingga pasukan Romawi seperti menumpuk di tengah. Inilah yang diinginkan oleh Hannibal, ia segera melepas ujung luar pasukannya yang terdiri dari pasukan gajah dan berkuda Afrika menghimpit pasukan Romawi. Situasi berubah menjadi ladang pembantaian pasukan Romawi. Pertempuran Cannae tercatat sebagai sejarah kekalahan Romawi paling menghancurkan dan memalukan.

Ekspedisi Hannibal di Romawi sendiri berlangsung sekitar 6 tahun. Selama itu ia tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah pusat Kartago dan hanya mengandalkan suplai dari wilayah-wilayah Roma yang berhasil direbutnya. Walaupun akhirnya Hannibal tidak pernah berhasil menghancurkan Romawi, ia dan pasukannya telah meraih reputasi mengerikan. Walaupun memiliki pasukan dan persediaan yang melimpah, pasukan Romawi selalu berusaha menghindar melakukan pertempuran langsung dengan Hannibal.

Pertempuran Zama adalah akhir dari kejayaan Hannibal dan bangsa Kartago. Dalam pertempuran tersebut pasukan Kartago berhasil dikalahkan oleh pasukan Romawi di bawah pimpinan Jenderal Scipio Africanus.
Kekalahan itu memaksa Senat Kartago untuk mengirim dia ke pengasingan. Selama pengasingan ini, dia tinggal di Istana Seleucid, dimana dia bertindak sebagai penasihat militer Antiochus III saat perangnya melawan Romawi. Karena kekalahannya di pertarungan maritim, Hannibal melarikan diri lagi, kali ini ke Istana Bithynian.Ketika Romawi meminta dia menyerah, Hannibal memilih mengakhiri hidupnya dengan minum racun. Kematiannya diperkirakan terjadi sekitar tahun 183 SM di desa Bithynian, Libyssa (sekarang masuk wilayah Maroko).
Hannibal juga disebut sebagai salah satu jenderal terbesar sepanjang sejarah. Ahli sejarah militer, Theodore Ayrault Dodge bahkan menyebut Hannibal sebagai “Bapak dari strategi”, karena musuh terbesarnya yaitu Romawi, mengadopsi beberapa taktik militer Hannibal didalam taktik mereka sendiri.Pujian ini menyebabkan dia mendapat reputasi yang kuat di dunia masa kini dan dia juga dikenal sebagai “pemberi strategi” oleh orang-orang seperti Napoleon Bonaparte dan Bangsawan dari Wellington. Kisah hidupnya juga menjadi dasar dari beberapa film dan dokumentasi.

TANGGAL BERSEJARAH

30 APril :
1. Tahun 1789 - George Washington mulai menjabat sebagai Presiden pertama Amerika Serikat.
2. Tahun 1938 - Bugs Bunny, sebuah tokoh kartun terkenal untuk pertama kalinya muncul pada film Porky's Hare Hunt.
3. Tahun 1945 - Adolf Hitler dan istrinya Eva Braun bunuh diri di bunker mereka di Berlin.
4. Tahun 1975 - Kota Saigon di Vietnam Selatan ditaklukkan kaum Vietcong.
5. Tahun 1980 - Ratu Belanda, Juliana menyerahkan takhta kerajaan kepada puterinya, Beatrix.

TGL 1 mei :
1886 - Sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran.
1890 - Hari Buruh pertama kali diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara
1941 - Citizen Kane, salah satu film yang dianggap terbaik sepanjang masa, mulai diputar.
1969 - Pasukan penerjun payung Indonesia mendarat di daerah kekuasaan pihak pemberontak di Irian Barat untuk membebaskan daerah tersebut.

2 Mei
1964 - Cut Nyak Dhien ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia dengan SK Presiden RI No.106 Tahun 1964.
1908 - Tahun pertama di resmikannya HARDIKNAS
1899 - Ki Hajar Dewantara, pelopor pendidikan bagi pribumi (w. 1959)

3 mei...
1947- berkuasanya konstitusi jepang yang baru......

4 Mei

1814 - Napoleon Bonaparte tiba di Pulau Elba dan memulai pengasingannya yang pertama.
1861 - Perang Banjar: Pertempuran Paringin antara pasukan Antasari melawan kolonial Belanda.
1904 - Pembangunan Terusan Panama dilanjutkan oleh Amerika Serikat setelah dihentikan oleh Prancis pada tahun 1893.
1919 - Gerakan 4 Mei di Beijing, unjuk rasa para mahasiswa menuntut reformasi kebudayaan dan pendidikan.
1924 - Olimpiade modern ke-8 dibuka di Paris, Prancis.
1979 - Margaret Thatcher menjadi Perdana Menteri Inggris wanita pertama.
1982 - Pemilu ketiga pada masa Orde Baru berlangsung di Indonesia.
1998 - Reformasi: Kerusuhan besar mulai terjadi di Medan, mengawali peristiwa kerusuhan di kota-kota besar.

5 Mei...
Meninggalnya Napoleon Bonaparte - 1821


6 Mei...
Ateng, pelawak kawakan Indonesia meninggal dunia pada usia 61 tahun karena sakit tenggorokan. 2003

27 Mei...
Tahun 2006
Gempa bumi berkekuatan 5,9 skala Richter mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Lebih dari 5.000 orang tewas.

27 Mei..
[1964] Perdana Menteri India, Jawaharlal Nehru meninggal di kantornya..

10 JUNI


1. 1940 Kanada Menyatakan Perang dengan Italia
2. 1940 Norway Menyerah kepada Angkatan perang Jerman
3. 1945 Pasukan Australia mendarat di teluk Brunei untuk membebaskan brunei
4. 1965 Dimulainya perang Battle of Dong Xoai di Vietnam
5. 1967 Perang Enam Hari, Israel & Syria setuju untuk Gencatan Senjata

Fakta-fakta baru mengenai Pembebasan Irian Barat

Konflik Papua Barat adalah konflik dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk
menggabungkan wilayah West New Guinea. Pada tanggal 19 Desember 1961, Presiden Indonesia Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua Barat dengan Indonesia.

1. Latar belakang

Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945,
Indonesia mengklaim seluruh wilayah Hindia Belanda, termasuk wilayah barat
Pulau Papua. Namun demikian, pihak Belanda menganggap wilayah itu masih menjadi salah satu salah satu provinsi Kerajaan Belanda, sama dengan daerah-daerah lainnya. Pemerintah Belanda kemudian memulai persiapan untuk menjadikan Papua negara merdeka selambat-lambatnya pada tahun 1970-an. Namun pemerintah Indonesia
menentang hal ini dan Papua menjadi daerah yang diperebutkan antara Indonesia dan Belanda. Hal ini kemudian dibicarakan dalam beberapa pertemuan dan dalam berbagai forum internasional. Dalam Konferensi Meja Bundar tahun 1949, Belanda dan Indonesia tidak berhasil mencapai keputusan mengenai Papua Barat, namun setuju bahwa hal ini akan dibicarakan kembali dalam jangka waktu satu tahun.

Pada bulan Desember 1950, PBB memutuskan bahwa Papua Barat memiliki hak merdeka sesuai dengan pasal 73e Piagam PBB. Karena Indonesia mengklaim Papua Barat sebagai daerahnya, Belanda mengundang Indonesia ke Mahkamah Internasional untuk menyelesaikan masalah ini, namun Indonesia menolak. Setelah Indonesia beberapa kali menyerang Papua Barat, Belanda mempercepat program pendidikan di Papua Barat untuk persiapan kemerdekaan. Hasilnya antara lain adalah sebuah akademi angkatan laut yang
berdiri pada 1956 dan tentara Papua pada 1957. Sebagai kelanjutan, pada 1956 Indonesia membentuk Provinsi Irian Barat dengan ibukota di Soasiu yang berada di Pulau Halmahera, dengan gubernur pertamanya, Zainal Abidin Syah.

Pada tanggal 6 Maret 1959, harian New York Times melaporkan penemuan emas oleh pemerintah Belanda di dekat laut Arafura. Pada tahun 1960, Freeport Sulphur menandatangani perjanjian dengan Perserikatan Perusahaan Borneo Timur untuk mendirikan tambang tembaga di Timika, namun tidak menyebut kandungan emas ataupun tembaga. Karena usaha pendidikan Belanda, pada tahun 1959 Papua memiliki perawat, dokter gigi, arsitek, teknisi telepon, teknisi radio, teknisi listrik, polisi, pegawai kehutanan, dan pegawai meteorologi. Kemajuan ini dilaporkan kepada PBB dari tahun 1950 sampai 1961. Selain itu juga didakan berbagai pemilihan umum untuk memilih perwakilan rakyat Papua dalam pemerintahan, mulai dari tanggal 9 Januari 1961 di 15 distrik. Hasilnya adalah 26 wakil, 16 di antaranya dipilih, 23 orang Papua, dan 1 wanita. Dewan Papua ini dilantik oleh gubernur Platteel pada tanggal 1 April 1961, dan mulai menjabat pada 5 April 1961. Pelantikan ini dihadiri oleh wakil-wakil dari Australia, Britania Raya, Perancis, Belanda, dan Selandia Baru. Amerika Serikat diundang tapi menolak.

Dewan Papua bertemu pada tanggal 19 Oktober 1961 untuk memilih sebuah komisi nasional untuk kemerdekaan, bendera Papua, lambang negara, lagu kebangsaan ("Hai Tanahkoe Papua"), dan nama Papua. Pada tanggal 31 Oktober 1961, bendera Papua dikibarkan untuk pertama kali dan manifesto kemerdekaan diserahkan kepada gubernur Platteel. Belanda mengakui bendera dan lagu kebangsaan Papua pada tanggal 18 November 1961, dan peraturan-peraturan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Desember 1961.

Pada 19 Desember 1961, Soekarno menanggapi pembentukan Dewan Papua ini dengan menyatakan Trikora di Yogyakarta, yang isinya adalah:

1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial
Belanda.

2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat

3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan
dan kesatuan tanah air bangsa.

2. Persiapan

2. 1. Militer

Indonesia mulai mencari bantuan senjata dari luar negeri menjelang terjadinya konflik antara Indonesia dan Belanda. Indonesia mencoba meminta bantuan dari Amerika Serikat, namun gagal. Akhirnya, pada bulan Desember 1960, Jendral A. H. Nasution pergi ke Moskwa, Uni Soviet, dan akhirnya berhasil mengadakan perjanjian jual-beli senjata dengan pemerintah Uni Soviet senilai 2,5 miliar dollar Amerika dengan persyaratan pembayaran jangka panjang. Setelah pembelian ini, TNI mengklaim bahwa Indonesia memiliki angkatan udara terkuat di belahan bumi selatan.

Amerika Serikat tidak mendukung penyerahan Papua Barat ke Indonesia karena Bureau of European Affairs di Washington, DC menganggap hal ini akan "menggantikan penjajahan oleh kulit putih dengan penjajahan oleh kulit coklat". Tapi pada bulan April 1961, Robert Komer dan McGeorge Bundy mulai mempersiapkan rencana agar PBB memberi kesan bahwa penyerahan kepada Indonesia terjadi secara legal. Walaupun ragu, presiden John F. Kennedy akhirnya mendukung hal ini karena iklim Perang Dingin saat itu dan kekhawatiran bahwa Indonesia akan meminta pertolongan pihak komunis Soviet bila tidak mendapat dukungan AS.

Indonesia membeli berbagai macam peralatan militer, antara lain 41 Helikopter MI-4 (angkutan ringan), 9 Helikopter MI-6 (angkutan berat), 30 pesawat jet MiG-15, 49 pesawat buru sergap MiG-17, 10 pesawat buru sergap MiG-19 dan 20 pesawat pemburu supersonik MiG-21. Dari jenis pesawat pengebom, terdapat sejumlah 22 pesawat pembom ringan Ilyushin Il-28, 14 pesawat pembom jarak jauh TU-16, dan 12 pesawat TL-16 yang dilengkapi dengan persenjataan peluru kendali (rudal) air to surface jenis AS-1 Kennel. Sementara dari jenis pesawat angkut terdapat 26 pesawat angkut ringan jenis IL-14 dan AQvia-14, 6 pesawat angkut berat jenis AN12B Antonov buatan
Uni Soviet dan 10 pesawat angkut berat jenis C-130 Hercules buatanAmerika Serikat.

2. 2. Diplomasi

Indonesia mendekati negara-negara seperti India, Pakistan, Australia, Selandia Baru, Thailand, Britania Raya, Jerman, dan Perancis agar mereka tidak memberi dukungan
kepada Belanda jika pecah perang antara Indonesia dan Belanda. [1] Dalam Sidang Umum PBB tahun 1961, Sekjen PBB U Thant meminta Ellsworth Bunker, diplomat dari Amerika Serikat, untuk mengajukan usul tentang penyelesaian masalah status
Papua Barat. Bunker mengusulkan agar Belanda menyerahkan Papua Barat kepada Indonesia melalui PBB dalam jangka waktu dua tahun.

3. Konflik bersenjata

Soekarno membentuk Komando Mandala, dengan Mayjen Soeharto sebagai Panglima Komando. Tugas komando Mandala adalah untuk merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua Barat dengan Indonesia. Belanda mengirimkan kapal induk Hr. Ms. Karel Doorman ke Papua Barat. Angkatan Laut Belanda (Koninklijke Marine) menjadi tulang punggung pertahanan di
perairan Papua Barat, dan sampai tahun 1950, unsur-unsur pertahanan Papua Barat terdiri dari:


* Koninklijke Marine (Angkatan Laut Kerajaan
Belanda)

* Korps Mariniers

* Marine Luchtvaartdienst [1]


Keadaan ini berubah sejak tahun 1958, dimana kekuatan militer Belanda terus bertambah dengan kesatuan dari Koninklijke Landmacht (Angkatan Darat Belanda) dan
Marine Luchtvaartdienst. Selain itu, batalyon infantri 6 Angkatan Darat merupakan bagian dari Resimen Infantri Oranje Gelderland yang terdiri dari 3 Batalyon yang ditempatkan di Sorong, Fakfak, dan
Merauke.

3. 1. Operasi-operasi Indonesia

Sebuah operasi rahasia dijalankan untuk menyusupkan sukarelawan ke Papua Barat. Walaupun Trikora telah dikeluarkan, namun misi itu dilaksanakan sendiri-sendiri dalam misi tertentu dan bukan dalam operasi bangunan.

Hampir semua kekuatan yang dilibatkan dalam Operasi Trikora sama sekali belum siap, bahkan semua kekuatan udara masih tetap di Pulau Jawa. Walaupun begitu, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat lebih dulu melakukan penyusupan sukarelawan, dengan meminta bantuan TNI Angkatan Laut untuk mengangkut pasukannya menuju pantai Papua Barat, dan juga meminta bantuan TNI Angkatan Udara Republik Indonesia untuk mengirim 2 pesawat Hercules untuk mengangkut pasukan menuju target yang ditentukan oleh TNI Angkatan Laut.

Misi itu sangat rahasia, sehingga hanya ada beberapa petinggi di markas besar TNI Angkatan Udara yang mengetahui tentang misi ini. Walaupun misi ini sebenarnya tidaklah rumit, TNI Angkatan Udara hanya bertugas untuk mengangkut pasukan dengan pesawat Hercules,hal lainnya tidak menjadi tanggung jawab TNI AU.




Kepolisian Republik
Indonesia juga menyiapkan pasukan Brigade Mobil yang tersusun dalam beberapa
resimen tim pertempuran (RTP). Beberapa RTP Brimob ini digelar dikepulauan Ambon sebagai persiapan menyerbu ke Papua Barat. Sementara itu Resimen Pelopor (unit parakomando Brimob) yang dipimpin Inspektur Tingkat I Anton Soedjarwo disiagakan di Pulau Gorom. Satu tim Menpor kemudian berhasil menyusup ke Papua Barat melalui laut dengan mendarat di Fakfak. Tim Menpor ini terus masuk jauh ke pedalaman Papua Barat melakukan sabotase dan penghancuran objek-objek vital milik Belanda.

Pada tanggal 12 Januari 1962, pasukan berhasil didaratkan di Letfuan. Pesawat Hercules kembali ke pangkalan. Namun, pada tanggal 18 Januari 1962, pimpinan angkatan lain
melapor ke Soekarno bahwa karena tidak ada perlindungan dari TNI Angkatan Udara, sebuah operasi menjadi gagal.

3. 2. Pertempuran laut Aru


Artikel utama: Pertempuran Laut Aru



Komodor Yos Sudarso yang tenggelam di Laut Aru pada saat terjadinya Pertempuran Laut Aru.

Komodor Yos Sudarso yang tenggelam di Laut Aru pada saat terjadinya Pertempuran Laut Aru.

Pertempuran Laut Aru pecah pada tanggal 15 Januari 1962, ketika 3 kapal milik Indonesia yaitu KRI Macan Kumbang, KRI Macan Tutul yang membawa Komodor Yos Sudarso, dan KRI Harimau yang dinaiki Kolonel Sudomo, Kolonel Mursyid, dan Kapten Tondomulyo, berpatroli pada posisi 04-49° S dan 135-02° T. Menjelang pukul 21.00, Kolonel Mursyid melihat tanda di radar bahwa di depan lintasan 3 kapal itu, terdapat 2 kapal di sebelah kanan dan sebelah kiri. Tanda itu tidak bergerak, dimana berarti kapal itu sedang berhenti. 3 KRI melanjutkan laju mereka, tiba-tiba suara pesawat jenis Neptune yang sedang mendekat terdengar dan menghujani KRI itu dengan bom dan peluru yang tergantung pada parasut.

Kapal Belanda menembakan tembakan peringatan yang jatuh di dekat KRI Harimau. Kolonel Sudomo memerintahkan untuk memberikan tembakan balasan, namun tidak mengenai sasaran. Akhirnya, Yos Sudarso memerintahkan untuk mundur, namun kendali KRI Macan Tutul macet, sehingga kapal itu terus membelok ke kanan. Kapal Belanda
mengira itu merupakan manuver berputar untuk menyerang, sehingga kapal itu langsung menembaki KRI Macan Tutul. Komodor Yos Sudarso gugur pada pertempuran ini setelah menyerukan pesan terakhirnya yang terkenal, "Kobarkan semangat pertempuran".

3. 3. Operasi penerjunan penerbang Indonesia

Pasukan Indonesia dibawah pimpinan Mayjen Soeharto melakukan operasi infiltrasi udara dengan menerjunkan penerbang menembus radar Belanda. Mereka diterjunkan di daerah pedalaman Papua Barat. Penerjunan tersebut menggunakan pesawat angkut Indonesia, namun, operasi ini hanya mengandalkan faktor pendadakan, sehingga operasi
ini dilakukan pada malam hari. Penerjunan itu pada awalnya dilaksanakan dengan menggunakan pesawat angkut ringan C-47 Dakota yang kapasitas 18 penerjun, namun karena keterbatasan kemampuannya, penerjunan itu dapat dicegat oleh pesawat pemburu Neptune Belanda.


Pada tanggal 19 Mei 1962, sekitar 81 penerjun payung terbang dari Bandar Udara Pattimura, Ambon, dengan menaiki pesawat Hercules menuju daerah sekitar Kota Teminabuan untuk melakukan penerjunan. Saat persiapan keberangkatan, komandan pasukan menyampaikan bahwa mereka akan diterjunkan di sebuah perkebunan teh, selain itu jugadisampaikan sandi-sandi panggilan, kode pengenal teman, dan lokasi titik kumpul, lalu mengadakan pemeriksaan kelengkapan perlengkapan anggotanya sebelum masuk ke pesawat Hercules. Pada pukul 03.30 WIT, pesawat Hercules yang dikemudikan Mayor Udara T.Z. Abidin terbang menuju daerah Teminabuan.

Dalam waktu tidak lebih dari 1 menit, proses pendaratan 81 penerjun payung selesai dan pesawat Hercules segera meninggalkan daerah Teminabuan. Keempat mesin Allison T56A-15 C-130B Hercules terbang menanjak untuk mencapai ketinggian yang tidak dapat dicapai oleh pesawat Neptune milik Belanda.

TNI Angkatan Laut kemudian mempersiapkan Operasi Jayawijaya yang merupakan
operasi amfibi terbesar dalam sejarah operasi militer Indonesia. Lebih dari 100 kapal perang dan 16.000 prajurit disiapkan dalam operasi tersebut.

4. Akhir dari konflik

Karena kekhawatiran bahwa pihak komunis akan mengambil keuntungan dalam konfik ini, Amerika Serikat mendesak Belanda untuk berunding dengan Indonesia. Karena usaha ini, tercapailah persetujuan New York pada tanggal 15 Agustus 1962. Pemerintah Australia yang awalnya mendukung kemerdekaan Papua juga mengubah pendiriannya dan mendukung penggabungan dengan Indonesia atas desakan AS.

4. 1. Persetujuan New York

Pada tanggal 15 Agustus 1962, perundingan antara Indonesia dan Belanda dilaksanakan di Markas Besar PBB di New York. Pada perundingan itu, Indonesia diwakili oleh Soebandrio, dan Belanda diwakili oleh Jan Herman van Roijen dan C.W.A. Schurmann. Isi dari Persetujuan New York adalah:

* Belanda akan menyerahkan pemerintahan Papua Barat kepada United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA), yang didirikan oleh Sekretaris Jenderal
PBB. UNTEA kemudian akan menyerahkan pemerintahan kepada Indonesia.

* Bendera PBB akan dikibarkan selama masa peralihan.

* Pengibaran bendera Indonesia dan Belanda akan diatur oleh perjanjian antara Sekretaris Jenderal PBB dan masing-masing pemerintah.

* UNTEA akan membantu polisi Papua dalam menangani keamanan. Tentara Belanda dan Indonesia berada di bawah Sekjen PBB dalam masa peralihan.

* Indonesia, dengan bantuan PBB, akan memberikan kesempatan bagi penduduk Papua Barat untuk mengambil keputusan secara bebas melalui

1. musyawarah dengan perwakilan penduduk Papua Barat

2. penetapan tanggal penentuan pendapat

3. perumusan pertanyaan dalam penentuan pendapat mengenai kehendak penduduk Papua untuk tetap bergabung dengan Indonesia; atau memisahkan diri dari Indonesia



4. hak semua penduduk dewasa, laki-laki dan perempuan, untuk ikut serta dalam penentuan pendapat yang akan diadakan sesuai dengan standard internasional









* Penentuan pendapat akan diadakan sebelum akhir tahun 1969.


Pada tanggal 1 Mei 1963, UNTEA menyerahkan pemerintahan Papua Barat kepada Indonesia. Ibukota Hollandia dinamai Kota Baru dan pada 5 September 1963, Papua Barat dinyatakan sebagai "daerah karantina". Pemerintah Indonesia membubarkan Dewan Papua dan melarang bendera Papua dan lagu kebangsaan Papua. Keputusan ini ditentang oleh banyak pihak di Papua, dan melahirkan Organisasi Papua Merdeka atau OPM pada 1965. Untuk meredam gerakan ini, dilaporkan bahwa pemerintah Indonesia melakukan berbagai tindakan pembunuhan, penahanan, penyiksaan, dan pemboman udara. Menurut
Amnesty International, lebih dari 100.000 orang Papua telah tewas dalam kekerasan ini. OPM sendiri juga memiliki tentara dan telah melakukan berbagai tindakan kekerasan.

4. 2. Penentuan Pendapat Rakyat

Pada tahun 1969, diselenggarakan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) yang diatur oleh Jenderal Sarwo Edhi Wibowo. Menurut anggota OPM Moses Werror, beberapa minggu sebelum PEPERA angkatan bersenjata Indonesia menangkap para pemimpin rakyat Papua dan mencoba membujuk mereka dengan cara sogokan dan ancaman untuk memilih penggabungan dengan Indonesia.

PEPERA ini disaksikan oleh dua utusan PBB, namun mereka meninggalkan Papua setelah 200 suara (dari 1054) untuk integrasi. Hasil PEPERA adalah Papua bergabung dengan Indonesia, namun keputusan ini dicurigai oleh Organisasi Papua Merdeka dan berbagai pengamat independen lainnya. Walaupun demikian, Amerika Serikat, yang tidak ingin Indonesia bergabung dengan pihak komunis Uni Soviet, mendukung hasil ini, dan Papua Barat menjadi provinsi ke-26 Indonesia, dengan nama Irian Jaya.




4. 3. Setelah penggabungan
Setelah Papua Barat digabungkan dengan Indonesia sebagai Irian Jaya, Indonesia mengambil posisi sebagai berikut:


1. Papua Barat telah menjadi daerah Republik Indonesia sejak 17 Agustus 1945 namun masih dipegang oleh Belanda

2. Belanda berjanji menyerahkan Papua Barat kepada Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar

3. penggabungan Papua Barat dengan Indonesia adalah tindakan merebut kembali daerah Indonesia yang dikuasai Belanda

4. penggabungan Papua Barat dengan Indonesia adalah kehendak rakyat Papua.


Hal ini diajarkan di sekolah dan ditulis dalam buku teks sejarah nasional.

Setelah Jendral Soeharto menjadi Presiden Indonesia, Freeport Sulphur adalah perusahaan asing pertama yang diberi ijin tambang dengan jangka waktu 30 tahun mulai dari tahun 1981 (walaupun tambang ini telah beroperasi sejak tahun 1972), dan kontrak ini diperpanjang pada tahun 1991 sampai tahun 2041. Setelah pembukaan tambang Grasberg pada tahun 1988, tambang ini menjadi tambang emas terbesar di dunia. Penduduk setempat dengan bantuan Organisasi Papua Merdeka memprotes berbagai tindakan pencemaran lingkungan hidup dan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dilakukan Freeport dan pemerintah Indonesia dengan berbagai cara, termasuk peledakan pipa gas dan penculikan beberapa pegawai Freeport dari Eropa dan Indonesia pada tahun 1996. Dalam kejadian ini dua tawanan dibunuh dan sisanya dibebaskan. Pada tahun 1980-an, Indonesia memulai gerakan transmigrasi, di mana puluhan ribu orang dari pulau Jawa dan Sumatera dipindahkan ke provinsi Irian Jaya dalam jangka waktu 10 tahun. Penentang program ini mencurigai usaha Indonesia untuk mendominasi provinsi Irian Jaya dengan cara memasukkan pengaruh pemerintah pusat. Pada tahun 2000, presiden Abdurrahman Wahid memberi otonomi khusus kepada provinsi Papua untuk meredam usaha separatis. Provinsi ini kemudian dibagi dua menjadi provinsi Papua dan Irian Jaya Barat melalui instruksi Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2001.

http://id.wikipedia.org/wiki/Konflik_Papua_Barat

________________________________________
http://borderguarder.myminicity.com/


Blogspot Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by ArchitecturesDesign.Com Beautiful Architecture Homes